Perlunya Memasang Antivirus di Komputer Anda

Suatu saat saya curiga dengan aplikasi Microsoft Office yang terinstal di komputer saya. Pasalnya tanpa sebab yang jelas, Microsoft Office menggunakan banyak memori saat dijalankan – satu hal yang tidak biasanya terjadi. Dengan memori 384MB, rasanya tidak mungkin aplikasi Office saya sampai menghabiskan memori sebanyak 96%, hal ini terlihat jelas saat saya menjalankan Microsoft FrontPage ataupun Microsoft Internet Explorer.

Berkaitan dengan hobi saya berinternet dimana saya juga sering mendownload dan mengupload menggunakan disket (saya mengakses via warnet), saya menduga keanehan perilaku Office kali ini disebabkan oleh virus. Kebetulan selama ini komputer saya tidak dipasangi antivirus. Kecurigaan saya bertambah setelah file-file hasil upload saya ternyata mengandung virus saat diakses dari warnet lain dengan antivirus yang up to date.

Rasanya tidak ada jalan lain kecuali memformat dan menginstall ulang Sistem Operasi Windows XP yang selama ini saya pakai, juga berbagai aplikasi penunjang hobi saya berkomputer. Setelah dua jam yang sibuk, akhirnya komputer saya hadir dengan aplikasi baru. Ya, saya menginstal McAffee Viruscan Professional Versi 7.0 sebagai antisipasi terhadap virus-virus yang bakal menyerang. Semua disket saya scan dengan antivirus, dan betapa terkejutnya saya saat mengetahui bahwa beberapa disket sudah tertular VBS/Redlof@M yang menurut situs resmi McAffee (http://www.mcaffee.com atau http://vil.mcaffee.com) merupakan virus berkategori ringan yang tidak berbahaya namun menjengkelkan dan tidak diketahui darimana asalnya.

Virus ini biasanya menyerang file folder.htt dan memperbesar ukuran file-file berekstensi .htm dan memanfaatkan celah keamanan yang ada di Microsoft Internet Explorer (saya sendiri juga tidak tahu bagaimana persisnya). Seingat saya, beberapa disket memang pernah berulah aneh dengan memunculkan message box yang meminta kita untuk menjalankan suatu script, kemudian saat dibuka disket tersebut menampilkan jendela explorer yang lain dari biasanya, dan entah darimana asalnya di disket kita tersimpan sebuah file bernama folder.htt. Masih menurut McAffee, virus ini bakalan mangkal di file kernel.dll dan merubah registry sistem yang pada akhirnya menyebabkan kinerja Windows menjadi lambat. Dan ternyata VBS/Redlof@M yang berukuran 11.518 bytes ini menempati peringkat pertama deretan virus populer di kawasan Asia…

Saya tidak mau mengambil resiko, semua disket sekarang harus melalui proses scanning sebelum digunakan, dan disket-disket yang sudah tertular saya format kembali (bukan sekadar dihapus datanya). Saya juga rajin mengadakan pemeriksaan menyeluruh terhadap komputer saya secara berkala dan berlangganan newsletter dari McAffee untuk mendapatkan informasi terbaru seputar dunia virus. Saran saya untuk rekan-rekan member, sebaiknya Anda berhati-hati apabila di disket atau komputer Anda terdapat file bernama folder.htt atau blank.htm sebab kedua file tersebut biasanya menunjukkan indikasi adanya VBS/Redlof@M…

Created by Budi Hantoro – Chiples 🙂

~ by ch1ples on February 11, 2008.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: