Ratzinger dan Relativisme Iman

Dalam konteks Indonesia yang dicirikan oleh keragaman agama, kepercayaan, dan budaya, pernyataan tersebut bisa menimbulkan pertanyaan-pertanyaan krusial. Dua di antaranya adalah tentang dialog antar-agama dan tentang fundamentalisme agama.

PERTAMA, dialog antar-agama. Pada tahun 1984 Vittorio Messori, seorang wartawan Italia, melakukan wawancara dengan Ratzinger. Dalam terjemahan bahasa Inggris, hasil wawancara tersebut diterbitkan dengan judul The Ratzinger Report: An Exclusive Interview on the State of the Church (1985). Salah satu pertanyaan kritis-atau mungkin lebih tepat dikatakan sebagai salah satu kekhawatiran di kalangan orang Katolik Roma-adalah bahwa keyakinan Ratzinger akan menghambat berkembangnya dialog antar-agama. Dalam kerangka pembicaraan tentang hubungan Gereja Katolik Roma dengan Gereja-gereja lain, ia mengatakan, “dialog dapat memperdalam dan memurnikan iman Katolik, tetapi tidak dapat mengubahnya dalam tataran esensinya yang sejati” (1985:155).

Untuk Lebih lengkapnya dalam format doc. silahkan download melalui link dibawah ini, Semoga bermanfaat :

Klik salah satu link Ziddu or Bizhat

Created by Budi Hantoro – Chiples🙂

~ by ch1ples on February 26, 2008.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: